[UA-109688882-1][164561127]

Info Tahfizh Pesantren Sabilunnajah

Bismillahirrahmanirrahim

I.   Mukadimah

Segala puji bagi Alloh azza wa jalla, Rabb semesta Alam, shalawat dan salam semoga tercurahkan  kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Keterpurukan ummat pada hakikatnya adalah karena mereka jauh dari Al-Quran dan As-Sunnah serta memahami kedua wahyu tersebut dengan cara yang keliru. Betapa banyak generasi dari umat muslim hari ini yang tidak lagi memperhatikan betapa pentingnya mempelajari, menghapal dan mengamalkan Al-Quran. Bahkan sungguh ironi, banyak yang dianggap sebagai ustadz, pandai ceramah, mengisi kajian di berbagai tempat, ternyata ia buruk dalam kemampuan membaca Al-Quran apalagi hapalan. Padahal sejauh mana cinta seseorang kepada Al-Quran, minimalnya bisa dilihat dari kulitasnya dalam membaca al-Quran.

Untuk itu, Pesantren Sabilunnajah, Pesantren Ahlussunnah di Kabupaten Bandung, menyelenggarakan program Tahfizh Al-Quran yang di padukan dengan Dirasah Islamiyah. Fasilitas tersebut adalah beasiswa penuh, sehingga kami tidak memungut biaya sama sekali. Tujuan kami adalah mempersiapkan dan mencetak generasi Qurani yang bermanhaj salaf sebagai upaya membantu dan kaderisasi ummat.

Peserta didik  di harapkan menjadi dai’ yang memiliki kompetensi dibidang al-Quran, baik secara hapalan, pemahaman maupunpengamalan serta menda’wahkannya dengan pemahaman yang benar.

 

II.   Keutama’an TahfizhAL-Quran

وَلَقَدۡ يَسَّرۡنَا ٱلۡقُرۡءَانَ لِلذِّكۡرِ فَهَلۡ مِن مُّدَّكِرٖ ١٧

Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran (QS. Al-Qamar: 17)

يُقَالُلِصَاحِبِالْقُرْآنِاقْرَأْوَارْتَقِوَرَتِّلْكَمَاكُنْتَتُرَتِّلُفِىالدُّنْيَافَإِنَّمَنْزِلَكَعِنْدَآخِرِآيَةٍتَقْرَؤُهَا

Dikatakan kepada orang yang membaca (menghapalkan) al-Quran nanti, ‘Bacalah dan naiklah serta tartillah sebagaimana engkau di dunia mentartilnya! Karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca (hapal).” (HR. Abu Daud no. 1464 dan Tirmidzi no. 2914, shahîh. Lihat Silsilah Ahâdîts ash-Shahîhah 5/281 dan 6/793 )

إِنَّ الرَّجُلَ الَّذِي لَيْسَ فِي جَوْفِهِ شَيْءٌ مِنَ الْقُرْآنِ، كَالْبَيْتِ الْخَرِبِ

“Sesungguhnya orang yang di dalam hatinya tidak terdapat sedikitpun  Al-Quran ibarat Pesantren yang rusak”(HR. At-Tirmidzi, beliau berkata hadits ini shahih)

 

III.   Visi dan Misi

Visi:

Mewujudkan generasi rabbani yang sholeh bermanhaj salaf, cerdas, mandiri, berprestasi serta menjadi teladan dan pelopor masa depan dengan mengembangkan kemampuan menghapal Al-Quran.

Misi:

·      Membimbing Tahsin dan Tahfizh

·      Mengajarkan Akidah Islam yang benar

·      Mengajarkan dasar-dasar Bahasa Arab

·      Mengajarkan dasar-dasar Ilmu Fikih

·      Mengajarkan Hadits Arba’in Imam Nawawi

·      Mengajarkan Akhlak dan Adab Islami

 

IV.    Kompetensi Lulusan

·      Berakidah ahlussunnah wal jama’ah

·      Hapal dan memahami matan Al-Jazari/Tuhfatul Athfal

·      Berakhlak mulia

·      Menguasai dasar dasar Islam

·      Menggusai Bahasa Arab dasar

·      Hapal matan Hadits Arba’in

 

V.  Lama Pendidikan

Pendidikan berlangsung selama 6 semester (3 Tahun), dengan Rincian berikut:

·      Semester 1-4: Menamatkan hafalan 30 juz serta Dirasah Islamiyah

·      Semester 5-6: Pengabdian dan muraja’ah hafalan

 

VI.   Kurikulum Pengajaran

Kurikulum Al Qur’an Pesantren Tahfizh Sabilunnajah, terbagi dalam 4 program:

1.    Tajwid: Program yang dijalankan untuk tahsin tilawah

a.    Menghafal matan al-Jazary dan Tuhfathul Athfal sampai mendapatkan sanad

b.    mempelajari teori dan praktik tajwid berdasarkan kepada matan aljazari dan tuhfatul athfal

c.    Tilawah, tasmi’ dan talqin

2.    Bahasa Arab: mempelajari kitab Al-Arabiyah Baina Yadaik. Ini adalah kitab terbaik sebagai bahan ajar bahasa arab karena telah mencakup 4 standar kompetensi dasar:

a.    Menyimak/Al-istima’

b.    Berbicara/Al-kalam

c.    Membaca/Al-qira’ah

d.    Menulis/Al-kitabah

3.    Tahfizh: Program yang memiliki alokasi waktu paling banyak yang terbagi dalam beberapa progam;

a.    Taqdim (sabaq): Progam santri menyetorkan hafalan baru.

b.    Murojaah al-Qarib (sabqi): mengulang yang telah dihafalkan dalam satu pekan

c.    Muraja’ah al-Ba’id: mengulang hafalan lama

d.    Istima’: menyimak murattal secara intesnsif

e.    Materi dan metode TahfizhAl-Quran:

I.    Menyetorkan hafalan kepada musyrif halaqah  masing-masing, sesuai target hafalan, minimal sebanyak 2 halaman per-hari dan wajib khatam selama 4 semester  (2 tahun).

II.   Menghafal al-Qur’an dimulai dari juz 30, 29, 28 dst. sampai Khatam. Dengan menyetorkan hafalan tersebut kepada musyrif pada waktu halaqah.

                III.  Muraja’ah:

i.     Muraja’ah al-Qarib (sabqi): al-Quran yang telah dihafalkan dalam 1 pekan disetorkan kepada musyrif

ii.   Muraja’ah al-Ba’id: santri saling membaca hafalan al-Qur’an yang lama secara bergantian, dengan target  kelipatan 5 lembar dari akumulasi hafalan 5 juz, dengan penjelasan sebagai berikut :

– 5 lembar bagi yang mempunyai hafalan 1 sampai 10 juz.

– 1 juz bagi yang mempunyai hafalan 11 sampai 15 juz.

– 1,5 juz bagi yang mempunyai hafalan 16 sampai 20 juz.

– 2 juz bagi yang mempunyai hafalan 21 sampai 25 juz.

– 2,5 juz bagi yang mempunyai hafalan 26 sampai 29 juz.

– 3 juz bagi yang mempunyai hafalan 30 juz.

iii.    Mengikuti ujian kenaikan juz oleh musyrif halaqoh

iv.    Mengikuti ujian di Lajnah Akhir setiap selesai 5 juz yang dihafal oleh santri.

 v.    Mengikuti ujian akhir semester

vi.    Mengikuti ujian akhir tahun (6 hari berturut-turut @ 5 juz)

vii.    Tidak diperbolehkan kepada santri untuk menghafal juz berikutnya, sebelum lulus ujian per-juz oleh musyrif atau per-5 juz yang diadakan Lajnah Akhir.

4.    Dirosah Islamiyah: program pembelajaran ilmu-ilmu syari’ yang mencakup

a.      Aqidah,

b.      fiqih,

c.       Ulumul Qur’an,

d.      Hadits arba’in

5.    Bahasa: program pembelajaran bahasa arab yang meliputi:

a.      Al-Arabiyyah Baina Yadaik

b.      Nahwu

c.       Shorof

6.    Pengabdian: setelah santri hafal Al-Quran 30 Juz dan dibekali ilmu-ilmu dasar islam, diharapkan mereka dapat mengamalkan ilmu tersebut dan mengajarkannya di lembaga-lembaga pendidikan yang kami tentukan selama minimal satu tahun.

 

VII.    Kegiatan Ma’had

1.  Kegiatan harian (fleksibel, dapat diubah sesuai dengan kebutuhan)

a.    Menghafal:

–  Al-Quran

 – Matan tajwid

 – Matan kitab tauhid

b.    Taqdim/menyetorkan hafalan baru

c.    Muraja’ah al-ba’id

d.    Tilawah

e.    Istima’/menyimak murottal

f.     Tahsin

g.    Dirasah islamiyah

h.    Dirasah lughah

i.      Ilqa mufradat bahasa Arab

j.      Qiyamul lail

k.    Shalat dhuha

 

2.  Kegiatan pekanan (fleksibel, dapat dirubah sesuai dengan kebutuhan)

a.    Shaum senin kamis

b.    Kajian Umum

c.    Muraja’ah al-qarib

d.    Muhadharah

e.    Muhadatsah

f.     Futsal/basket ball

 

3.  Kegiatan bulanan (fleksibel, dapat dirubah sesuai dengan kebutuhan)

a.    Ujian kenaikan juz

b.    MHQ (musabaqah hafalan Quran)

 

4.  Kegiatan tahunan (fleksibel, dapat dirubah sesuai dengan kebutuhan)

a.    Wisuda

b.    Rihlah

c.    Manasik haji & umrah

 

5.  Ujian-ujian

a.    Ujian kenaikan juz

b.    Ujian per-5 juz

c.    Ujian AkhirSemester adalah dengan membaca semua hafalan yang telah dihafal dan soal.

d.    Ujian Akhir Tahun adalah dengan menyetorkan hafalan 6 hari berturut-turut @ 5 juz

 

VIII.   Fasilitas

1.    Materi dirosah islamiyah

2.    Ruang belajar dan asrama yang kondusif

3.    Staff pengajar LIPIA, Mesir dan pesantren ahlussunnah lainnya

4.    perpustakaan

5.    Masjid

 

IX. Peraturan dan Tata Tertib

1.    Kewajiban–kewajiban

a.    Mentaati aturan, tata tertib, dan kesepakatan-kesepakatan.

b.    Mengikuti seluruh pelajaran yang telah ditetapkan Ma’had.

c.    Menjaga nama baik Ma’had.

d.    Mempunyai kartu tanda anggota Santri.

e.    Menjalankan piket sesuai dengan ketentuan.

f.     Menjaga dan merawat inventaris Ma’had.

g.    Berpenampilan rapi dan bersikap sahaja, sopan dalam bersikap dan berpakaian.

h.    Menjaga ketenangan orang lain baik di dalam atau di luar Ma’had.

i.      Santri harus menaati dan melaksanakan kontrak belajar yang telah dibuat dan disepakati oleh Ma’had dan Santri.

j.      Tinggal dan menginap di asrama.

k.    Apabila Santri bermaksud meninggalkan Ma’had, maka wajib izin kepada bagian kesantrian.

 

2.    Larangan–larangan

a.    Melakukan pencurian, perkelahian, percintaan (pacaran), menyimpandan atau mengkonsumsi narkoba.

b.    Memasukan dan menginapkan orang lain kedalam kamar/asrama.

c.    Menginap diluar asrama.

d.    Pulang atau pergi meninggalkan Ma’had tanpa izin.

e.    Pulang atau pergi melebihi toleransi waktu tanpa ada keterangan dari wali Santri.

f.     Menyimpan gambar atau bacaan yang tidak sesuai dengan Syariat.

g.    Menyimpan senjata tajam/senjata api.

h.    Menggunakan hak milik orang lain tanpa izin.

i.      Pindah kamar tanpa ada instruksi/izin dari bagian kesantrian.

j.      Mendorong atau membiarkan orang lain melakukan pelanggaran.

k.    Menjemur pakaian bukan pada tempatnya.

l.      Tinggal/menginap di luar pesantren tanpa ada izin dan alasan yang dapat diterima.

m.  Menggunakan pakaian yang membuka/memperlihatkan aurat.

n.    Keluar dari lingkungan Ma’had diatas jam 9 malam.

o.    Merokok.

p.    Memperlihatkan komunikasi yang merusak akhlak dan melanggar norma kesopanan.

q.    Berhubungan lawan jenis atau sesama jenis.

r.     Membawa alat elektronik dan komunikasi (Hp.MP3.laptop dll) kecuali atas izin kesantrian

 

3.    Tata Tertib Keluar Pesantren

a.    Apabila Santri bermaksud pulang/pergi dari pesantren ( 1 hari), maka wajib meminta izin bagian kesantrian.

b.    Izin pulang karena sakit yang lebih dari 1 minggu harus ada surat keterangan dari dokter dan disampaikan ke Ma’had .

c.    Izin pergi kekota akan diberikan batas waktu oleh kesantrian.

d.    Bagi Santri yang terlambat, maka akan dikenakan sanksi.

 

4.    Tata Tertib Belajar (Di Kelas)

a.    Harus datang tepat waktu.

b.    Berada di ruang belajar 10 menit sebelum pelajaran dimulai.

c.    Berpakaian rapi dan sopan.

d.    Hadir di kelas  harus menggunakan pakaian yang rapih dan bersih.

e.    Bersikap sopan dan santun selama pembelajaran berlangsung.

 

5.    Tata Tertib Asrama

a.    Menjaga keamanan, kebersihan, ketenangan, dan kerapihan asrama.

b.    Dilarang membunyikan alat audio/elektronik dengan suara nyaring yang mengganggu ketenangan suasana asrama.

c.    Menggunakan fasilitas sehemat dan seefektif mungkin (listrik,air, peralatan mandi dll).

d.    Melaksanakan jadwal piket yang dibuat oleh bagian kesantrian.

e.    Yang  hendak belajar diatas pukul 22.30 WIB hendaknya tidak mengganggu yang telah tidur.

f.     Tidur dengan memakai pakaian yang menutup aurat.

 

6.    Tata Tertib Kamar Mandi

a.    Wajib menjaga kebersihan kamar mandi.

b.    Tidak diperkenankan mandi berdua atau lebih dalam satu kamar mandi/wc.

c.    Tidak diperkenankan mencuci pakaian dikamar mandi/wc.

 

7.    Tata Tertib Di Ruang Makan (Di Dapur)

a.    Wajib menjaga kebersihan tempat makan.

b.    Wajib makan di tempat yang sudah ditentukan waktunya oleh Ma’had.

c.    Dilarang makan tidak pada waktunya.

d.    Dilarang makan dengan tangan kiri, berdiri dan  bercanda.

e.    Dianjurkan  mengambil dan memakan makanan yang telah disediakan oleh Ma’had.

f.     Dilarang mengambil makanan yang disediakan khusus untuk asatidz.

g.    Dilarang menggunakan alat makan khusus asatidz dan tamu.

 

8.    Tata Tertib Di Perpustakaan

a.    Wajib menjaga kebersihan.

b.    Dilarang berbuat gaduh.

c.    Wajib membaca buku-buku perpustakaan diruang perpustakaan.

d.    Buku yang telah dibaca harus dikembalikan ke tempat semula.

e.    Tidak diperkenankan membawa buku keluar dari ruang perpustakaan tanpa izin dari bagian perpustakaan.

f.        Bagi yang hendak meminjam buku untuk di foto copy atau dibaca diluar perpustakaan, harus mendapatkan izin dari bagian perpustakaan.

g.      Buku yang hilang menjadi tanggung jawab peminjam (diganti).

h.      Setiap santri dianjurkan mewakafkan buku untuk menambah dan melengkapi koleksi perpustakaan.

 

9.    Tata Tertib Shalat

a.      wajib melaksanakan shalat wajib lima waktu secara berjamaah di masjid.

b.      Bagi yang tidak melaksanakan shalat secara berjamaah akan dikenakan sanksi.

c.       Wajib sudah berada didalam masjid 5 menit sebelum adzan .

d.      Wajib menggunakan peci/songkok pada saat melaksanakan shalat.

e.      Dilarang shalat menggunakan celana/jeans ketat atau kaos.

f.        Wajib mengenakan pakaian sopan, bersih, suci dan islami.

 

10.         Tata Tertib Penampilan Dan Pakaian (Santriwan/Santriwati)

a.      Wajib mengenakan pakaian sopan dan sesuai dengan lingkungan Ma’had.

b.      Dilarang menggunakan anting, kalung dan gelang tangan/gelang kaki (Santriwan maupun Santriwati[kecuali anting]).

c.       Dilarang mengecat/mewarnai rambut.

d.      Dilarang menggunakan pakaian yang memperlihatkan aurat.

 

11.         Tata Tertib Berbahasa

a.      Dilarang mengucapkan kata-kata dan kalimat yang kasar, jorok, dan berbau porno.

b.      Wajib menjaga kesopanan dalam berkata dengan orang-orang disekitarnya.

c.       Wajib berkomunikasi menggunakan bahasa arab sesuai dengan kemampuan

 

12.         Tata Tertib Tambahan

a.      SeluruhSantri dilarang ikut dan bergabung dalam aktivitas diluar(organisasi,partai,bisnis MLM dll), sehingga menganggu kegiatan dan konsentrasi dan kondisi belajar.

b.      Bagi Santri yang melanggar peraturan dan ketentuan yang tertuang dalam tata tertib ini, akan diberikan teguran maksimal sampai 3 kali.

c.       Apabila sudah sampai 3 kali teguran tidak ada perubahan juga, maka akan diberikan sanksi yang telah ditentukan pihak Ma’had (sampai dengan tahapan skorsing).

 

13.         Tata Tertib Lingkungan

a.      Mengucapkan salam.

b.      Tegur sapa.

 

—————————————————————–

 

Penerimaan Santri Baru Tahun Ajaran 2019/2020

 

A.   Syarat Mengikuti Pendaftaran Dan Berkas Yang Harus Disiapkan

1.    Ikhwan dan Akhwat lulusan SMA/sederajat

2.    Memiliki aplikasi Whatsapp untuk komunikasi selama masa PSB dan test seleksi secara online

3.    Belum menikah

4.    Maksimal usia 21 tahun

5.    Bersedia tinggal di asrama

6.    Mengisi formulir online

7.    Melengkapi administrasi berikut :

a.        Ijazah asli SMA sederajat dan legalisir, Akte Kelahiran/KTP/SIM) sebanyak 2 lembar.

b.        Photo berwarna ukuran 3×4 dan 4×6 masing-masing 3 lembar

c.         Rekomendasi Ustadz/tokoh masyarakat

d.        SKCK yang masih berlaku

e.        Tidak memiliki penyakit yang berbahaya dan menular

f.          Surat keterangan sehat dari dokter

8.    Dapat membaca Al-Quran dengan baik sesuai kaidah tajwid

9.    Dapat menulis dan memiliki kemampuan dasar bahasa Arab

10.    Lulus ujian seleksi kemampuan tilawah dan menghapal melalui whatsapp

11.    Melakukan daftar ulang

12.    Semua persyaratan berkas dibawa pada saat daftar ulang

13.    Penyerahan berkas (point no. 6) hanya dilakukan oleh peserta yang dinyatakan lulus.

 

B.   Prosedur Pendaftaran Dan Seleksi

1.    Pendaftaran mulai tanggal15Januari2019 s.d 21 April  2019

2.    Mengisi formulir registrasi secara online pada link berikut: https://goo.gl/forms/ItGCDzHPBn0syZuy2

3.    Mengirimkan biodata singkat yang dikirim melalui Whatsapp, dengan format:

a.        (Nama/Jenis Kelamin/Asal/Ijazah/Usia/Jumlah hafalan/pernah atau belum belajar  tahsin/kemampuan bahasa Arab (istimewa, sedang, kurang, tidak bisa)/program

b.        Contoh: (Abdullah/laki-laki/Jakarta/SMA/15 Tahun/2 Juz/Belum pernah/Sedang/PTDI SN angkatan 2)

4.    Mengirimkan audio rekaman tilawah surat Maryam halaman pertama setelah mengirimkan biodata

5.    Mengirimkan audio rekaman hapalan satu halaman Al-Quran dengan ketentuan berikut:

a.        Halaman Al-Quran yang dihapalkan ditentukan oleh panitia

b.        Durasi waktu menghapal ditentukan oleh panitia

c.         Jika peserta PSB tidak menyetorkan hapalan tepat pada waktu yang telah ditentukan, maka dianggap tidak lulus atau mengundurkan diri.

d.        Tidak melayani setoran melalui telepon, baik melalui provider (Telkomsel, Indosat, dsb maupun melalui jejaring social)

e.        Hapalan hanya dapat disetorkan satu kali saja dan tidak ada kesempatan kedua

f.          Bila di kemudian hari, setelah diterima menjadi santri Pesantren Tahfizh & Dirasat Islamiyah Sabilunnajah (PTDISN) diketahui melakukan kecurangan, maka panitia berhak memberikan sanksi berupa pemutusan kontrak beasiswa dan denda

6.    Biodata dan audio rekaman dikirimkan hanya melalui whatsapp ke kontak berikut:

081284902291 (Ustadz Hafizh Abdul Rohman (Abu Ayman)

7.    Apabila dinyatakan lulus melalui Whatsapp, maka peserta dapat mengikuti tahap berikutnya

 

C.        Pengumuman

1.   Pengumuman hasil test: Rabu, 25 April 2019

2.  Daftar ulang (langsung datang ke Pesantren) Ahad, 02-04 Mei 2019 pada jam kerja (pukul 07.00-13.00 WIB)

3.      Kegiatan belajar mengajar (KBM) perdana : Senin, 07 Juli 2019

D.       Alamat Pesantren:

Jl. Sungai Citarik II Sapan, Desa Sukamanah, Rancaekek, Bandung, Jawa Barat 40394

E.      Informasi:

Email                     : Biidh.asshofaaih@gmail.com
Contact Person    : Hafizh Abdul Rohman (Abu Ayman): 081284902291

 

Silahkan dibaca & download poster tahfizh gratis serta tata tertibnya dibawah ini.

Poster Penerimaan Santri Baru Pesantren Sabilunnajah Khusus Tahfizh Gratis.


Download poster info tahfizh disini

 

Poster Peraturan dan Tata Tertib Pesantren Sabilunnajah Khusus Tahfizh Gratis.

Download Peraturan dan Tata Tertibnya disini

 

Formulir Pendaftaran Tahfizh Online:
Silahkan mengisi formulir registrasi secara online pada link berikut ini > Formulir Pendaftaran Santri Tahfizh Sabilunnajah Tahun Pelajaran 2019-2020

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *